Friday, March 13, 2026

Perempuan (Setelah) Senja

Perempuan (Setelah) Senja - T.Fany.R - Larasrasa Music (Official Video)


Kau datang membawa cerita yang kau sembunyikan

Di balik senyum yang lelah, namun memabukkan

Tatapanmu seperti biasa, hangat penuh rahasia

Kita sama-sama tahu... malam ini salah adanya


Kau selalu hadir saat lampu kota meredup

Saat sisa kewarasanku terasa tak cukup

Menarikku jatuh ke dalam pelukan

Ke sebuah ruang yang tak boleh diceritakan.


Kau perempuan setelah senja

Datang membuai saat dunia mulai terlena

Menyisakan rindu yang tak bisa kujelaskan

Kisah yang tak pernah boleh kupertahankan

Kita bersembunyi di balik gelapnya dunia

Kau... perempuan setelah senja


Kau bilang malam ini hanya milik kita

Tapi detak jam dinding seolah menertawakan fakta

Karena saat fajar menyentuh embun di kaca

Kau harus pulang padanya, mengulang sandiwara


Kau selalu hadir saat lampu kota meredup

Saat sisa kewarasanku terasa tak cukup...


Kau perempuan setelah senja

Datang membuai saat dunia mulai terlena

Menyisakan rindu yang tak bisa kujelaskan

Kisah yang tak pernah boleh kupertahankan

Kita bersembunyi di balik gelapnya dunia

Kau... perempuan setelah senja.


Mencintai di waktu yang tak semestinya!

Kita menggenggam asap, berharap menjadi permata

Pagi adalah musuh yang tak bisa kita lawan

Dan aku hanya bayangan... di kisah yang kau simpan!


Kau perempuan setelah senja

Datang membuai saat dunia mulai terlena

Menyisakan rindu yang tak bisa kujelaskan

Kisah yang tak pernah boleh kupertahankan


Singgah sebentar... lalu menghilang

Di antara detak jantung yang tak berani terang

Kau datang lalu pergi tanpa izin...

Meninggalkanku yang pura-pura lupa,

Kau perempuan setelah senja...


Yang selalu hadir... tapi tak pernah benar-benar tinggal.



Song Credits


Producer : Larasrasa Music

Lyrics : T.Fany.R

Arrangements : Earwind

Video : T.Fany.R

Production House : CSE

Pulang (Tidak Ada Mudik Tahun Ini, Tidak Ada Mudik Tahun Depan)

Pulang (Tidak Ada Mudik Tahun Ini, Tidak Ada Mudik Tahun Depan)


Lampu kota berpendar angkuh

Menertawakan langkahku yang rapuh

Di kamar sempit berselimut sepi

Kutatap senyummu di bingkai usang ini


Kudengar suaramu di ujung bimbang

Bertanya lirih, "Kapan kau pulang?"

Aku terdiam menahan getar suara

Menyembunyikan luka dan sisa asa


Jarak ke rumah terasa makin menjauh

Menopang mimpi yang kian rapuh

Maafkan aku...


Tak ada mudik untukku tahun ini!

Ongkos pulang masih terlalu tinggi!

Biar rindu ini kutelan sendiri

Tergerus kerasnya aspal di kota ini!


Mungkin tak ada mudik di tahun depan

Entah sampai kapan aku harus bertahan

Maafkan anakmu yang masih berjuang

Yang belum bisa bersimpuh di pangkuan


Jarak ke rumah terasa makin menjauh

Menopang mimpi yang kian rapuh

Maafkan aku...


Tak ada mudik untukku tahun ini!

Ongkos pulang masih terlalu tinggi!

Biar rindu ini kutelan sendiri

Tergerus kerasnya aspal di kota ini!


Kutatap kereta melaju membelah malam

Meninggalkanku dalam diam yang kelam

Ada satu kursi yang harusnya kumiliki

Namun nasib memaksaku tetap berdiam di sini!


Tak ada mudik untukku tahun ini...

Biar rindu ini kutelan sendiri...

Tergerus kerasnya aspal di kota ini!


Tetaplah di sana, di rumah yang sama

Di teras depan yang selalu terbuka

Fisikku tertahan di tanah seberang

Tapi percayalah... hatiku tak pernah berhenti pulang...

Tuesday, March 10, 2026

Bosan Aku dengan Penat

Bosan Aku dengan Penat - T.Fany.R - Larasrasa Music


Pagi datang persis seperti kemarin

Langkah kaki terasa semakin dingin

Hari-hari berputar tanpa makna

Seolah hidup rutinitas semata


Wajah-wajah menyapa lalu pergi

Banyak tawa tanpa benar mengerti

Di tengah bising dunia tak peduli

Aku terdiam dengan sepi sendiri


Terkadang ingin kuberhenti sejenak

Menarik napas dari dada yang sesak...


Bosan aku dengan penat!

Dengan hari yang kian terasa berat

Aku ingin lari sebentar

Mencari ruang 'tuk bebas bernapas


Bosan aku dengan penat!

Dengan arus hidup yang terlalu cepat

Biar kutemukan lagi arah

Sebelum lelah ini memaksaku pasrah


Di tengah bising dunia tak peduli

Aku terdiam dengan sepi sendiri


Terkadang ingin kuberhenti sejenak

Menarik napas dari dada yang sesak...


Bosan aku dengan penat!

Dengan hari yang kian terasa berat

Aku ingin lari sebentar

Mencari ruang 'tuk bebas bernapas


Bosan aku dengan penat!

Dengan arus hidup yang terlalu cepat

Biar kutemukan lagi arah

Sebelum lelah ini memaksaku pasrah


Bukan kuingin menyerah pada takdir!

Hanya butuh waktu agar waras tak menyingkir

Dunia takkan runtuh jika kupejamkan mata

Menyembuhkan luka yang tak pernah bicara...


Bosan aku dengan penat!

Dengan hari yang kian terasa berat

Aku ingin lari sebentar

Mencari ruang 'tuk bebas bernapas


Sebelum lelah memaksaku pasrah...

Beri aku ruang...

'Tuk bernapas bebas...

Hilangkan penat...



Song Credits


Producer : Larasrasa Music

Lyrics : T.Fany.R

Arrangements : Earwind

Video : T.Fany.R

Production House : CSE

Karena Kita Adalah Satu

Sejak pertama kita berjalan

Ada tenang yang sulit dijelaskan

Seperti dua langkah berbeda

Yang akhirnya menemukan arah yang sama


Saat dunia terasa bising

Kau selalu menjadi hening

Tempat segala lelah berhenti

Tanpa perlu banyak mengerti


Tak perlu kata yang berlebihan

Semua terasa cukup dengan kehadiran


Karena kita adalah satu

Meski waktu berubah selalu

Langkahmu dan langkahku

Selalu menemukan jalan yang sama


Karena kita adalah satu

Meski dunia berlari jauh

Di setiap hari yang berlalu

Namamu tetap menjadi tujuanku

Karena Cinta Waktu Terbagi Dua

Langkahku berjalan seperti biasa

Hari-hari tetap sama

Namun sejak kau hadir di hidupku

Ada ruang yang berubah


Dulu semua hanya tentang aku

Tentang mimpi yang kupacu

Kini ada namamu di setiap rencana

Yang diam-diam ikut tumbuh


Aku belajar membagi arah

Antara dunia dan hatimu


Karena cinta waktu terbagi dua

Antara mimpi dan juga rasa

Separuh hari mengejar dunia

Separuh lagi menjaga kita


Karena cinta waktu terbagi dua

Antara jalan dan rumah jiwa

Meski lelah kadang terasa

Hatiku tetap memilih kita


Karena cinta waktu terbagi dua

Namun hatiku tak pernah ragu

Di antara semua yang kumiliki

Kamulah yang paling kutuju.

Monday, March 9, 2026

Meluluhkan Hatimu (Tidak Seindah Bayanganku)

Aku datang dengan harapan

Membawa mimpi yang kusembunyikan

Kupikir hatimu hanya menunggu

Sedikit waktu untuk terbuka


Namun langkahku mulai ragu

Saat jarak terasa semakin jauh


Ternyata meluluhkan hatimu tidak seindah bayanganku

Tak semudah cerita cinta yang dulu pernah kutahu

Aku mencoba bertahan di antara harap yang semu

Namun cintamu tetap tak berpihak padaku


Setiap kata yang kuucap

Seakan hilang di ruang yang gelap


Mungkin aku hanya cerita

Yang singgah sebentar di hidupmu

Dan aku hanya orang

Yang datang terlalu jauh berharap


Ternyata meluluhkan hatimu tidak seindah bayanganku

Kini aku belajar pulang dari harapan yang keliru.

Tidak Perlu Dipapah

Aku tidak gentar tenggelam dalamnya lautan

Tapi aku takut terbenam dalam sakitnya hati ini

Lalu bersemanyam sunyi

Menjadi luka yang diam-diam abadi


Aku tidak perlu dipapah sepi

Masih bisa berdiri sendiri

Dengan kakiku ini

Melangkah pelan menjauh dari bayangmu


Kini aku belajar kuat tanpa dirimu

Menata hati yang pernah jatuh

Tak semua yang datang harus tinggal

Tak semua yang pergi harus ditangisi


Dulu kupikir dunia runtuh

Saat kau memilih pergi

Namun waktu mengajarkanku

Cara pulih dari sepi


Aku tidak perlu dipapah sepi

Karena kini aku mengerti

Kadang kehilangan seseorang

Adalah cara menemukan diri sendiri.