Friday, March 13, 2026

Pulang (Tidak Ada Mudik Tahun Ini, Tidak Ada Mudik Tahun Depan)

Pulang (Tidak Ada Mudik Tahun Ini, Tidak Ada Mudik Tahun Depan)


Lampu kota berpendar angkuh

Menertawakan langkahku yang rapuh

Di kamar sempit berselimut sepi

Kutatap senyummu di bingkai usang ini


Kudengar suaramu di ujung bimbang

Bertanya lirih, "Kapan kau pulang?"

Aku terdiam menahan getar suara

Menyembunyikan luka dan sisa asa


Jarak ke rumah terasa makin menjauh

Menopang mimpi yang kian rapuh

Maafkan aku...


Tak ada mudik untukku tahun ini!

Ongkos pulang masih terlalu tinggi!

Biar rindu ini kutelan sendiri

Tergerus kerasnya aspal di kota ini!


Mungkin tak ada mudik di tahun depan

Entah sampai kapan aku harus bertahan

Maafkan anakmu yang masih berjuang

Yang belum bisa bersimpuh di pangkuan


Jarak ke rumah terasa makin menjauh

Menopang mimpi yang kian rapuh

Maafkan aku...


Tak ada mudik untukku tahun ini!

Ongkos pulang masih terlalu tinggi!

Biar rindu ini kutelan sendiri

Tergerus kerasnya aspal di kota ini!


Kutatap kereta melaju membelah malam

Meninggalkanku dalam diam yang kelam

Ada satu kursi yang harusnya kumiliki

Namun nasib memaksaku tetap berdiam di sini!


Tak ada mudik untukku tahun ini...

Biar rindu ini kutelan sendiri...

Tergerus kerasnya aspal di kota ini!


Tetaplah di sana, di rumah yang sama

Di teras depan yang selalu terbuka

Fisikku tertahan di tanah seberang

Tapi percayalah... hatiku tak pernah berhenti pulang...

No comments:

Post a Comment