Tuesday, November 5, 2013

Marmaris

Tersebutlah di suatu tempat di Marmaris, pesisir selatan Turki, seorang nelayan dan putri raja saling jatuh cinta.
Sebagaimana kita tahu bahwa seorang putri raja tidak akan diperbolehkan utk berpacaran dgn nelayan.
Karena tidak mendapat restu dari sang raja, maka mereka berpacaran secara sembunyi sembunyi.
Tetapi sang raja mengetahui hubungan mereka dan menyuruh prajuritnya utk membuntuti sang putri,
Kemudian prajurit tersebut melapor ke raja apa yg dia temukan bahwa tuan putri tiap malam kepergi kesuatu tempat diluar kota untuk bertemu dengan kekasihnya, dan tuan putri akan memberi tanda dengan lenteranya yg di kedip kedipkan sehingga nelayan tersebut mengetahuikedatangan tuan putri.
Demikianlah cara tuan putri & nelayan bertemu.
Kemudian raja memerintahkan anakbuahnya utk menjebak si nelayan.
Para prajurit raja kemudian membuntuti tuan putri & menangkapnya ketika akan bertemu dengan si nelayan.
Kemudian para prajurit tersebut memainkan lentera tuan putri utk memancing si nelayan keluar dari tempatnya.
Karena tidak rela kekasihnya ditangkap prajurit raja, tuan putri nekat melarikan diri dari kawalan para prajurit dan berlari semampunya utk memberitahu tahu si nelayan.
Meskipun tuan putri tahu bahwa usahanya sangat mustahil utk bisa mencapai tempat si nelayan lebih cepat dari para prajurit tetapi tuan putri tetap mencoba berlarisekencang kencangnya.
Keajaiban pun terjadi, dimana tuan putri melangkah dilaut mendadak air laut berubah menjadi pasir dan pasir tersebut berubah menjadi air laut lagi ketika para prajurit mengejar dibelakangnya.
Tetapi ketika tuan putri hampir mencapai tempat si nelayan, para prajurit menyiapkan panahnya & memanah tuan putri tepat didadanya dan menewaskan tuan putri seketika.
Orang orang di Marmaris percaya bahwa darah dari tuan putri bercampur dengan air laut & menyebabkan warna pasir berubah sampai sekarang.
>       (Lihat gambar)


No comments:

Post a Comment